Rabu, 22 Maret 2017

Sejarah Singkat  Padepokan Pencak Silat "Siteki Teratai"

Sinaunen Tenaga Kita Teguh Ing Raga Tataning Iman
Dan Demi langit dan bumi kami tidak akan mundur setapakpun.
 


Persaudaraan SITEKI TERATAI menjalin persatuan
Berazaskan pancasila, berdasarkan panca dharma
SITEKI TERATAI, SITEKI TERATAI, jayalah kita
Demi persaudaraan, demi Indonesia
Hiduplah SITEKI TERATAI…

“ Ki Susanto Eko Sulastiyo Spd “ Pendiri Padepokan Pencak Silat “ Siteki Teratai “
Pendidikan alumni Universitas Sarjana Wiyata Tamansiswa Yogyakarta – Indonesia.

Sejarah Padepokan Pencak Silat “ Siteki Teratai “
Awal berkibar pada tahun 1990.
Dimulai sejarah dimulai dari
Di desa Procot ,kota Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah , lahirlah seorang bumi putra bangsa Indonesia yang bernama Mas Susanto Eko Sulastiyo yang dilahirkan pada tanggal 5 bulan 5 tahun 1970 dari pasangan Bapak Sutanto Ardi Saputro BA dan Sulastri.
alumni Universitas Sarjana Wiyata TamanSiswa. Bergelar Ki Susanto Eko Sulastiyo Spd dan mempunyai pendamping hidup Nyi Yudi Heriana Tantri Mpd mempunyai 2 orang putri bernama Dhyani Padma Tantri dan Denya Pradhesta Narakundi.
Mewarisi jiwa sang buyutnya R. Merta Sentika mantan seorang prajurit infantri dijaman VOC  yang berdinas di benteng aceh dan kakeknya yang seorang marinir angkatan 1 di kesatuan TNI AL yang juga suka dengan olah kanuragan dan olah batin.
Sang buyut juga cucu tidak mau ketinggalan atas budaya turunan buyut dan kakeknya. Mulai kelas 4 sd Mas Eko suka sekali mencari ilmu kanuragan khususnya yang bertalian dengan pencak silat. Karena dilingkungan hidupnya di desa Procot, Slawi tidak ada kelompok seni beladiri sebanyak seperti sekarang ini maka pencarian pertama berawal dari ilmu bela diri pencak jawa yang dikenal dengan nama pencak kuntulan.
Seni silat kuntulan adalah seni pencak tradisional yang berkembang dengan sejaman perkembangan agama Islam didaerah Tegal khususnya. Kesenian ini merupakan seni khas budaya pesisiran berupa beladiri pencak silat yang dimainkan oleh lebih dari satu orang yang diiringi dengan musik tetabuhan pukul bedug kecil dan gendang kencer atau terbang kencer.
Kuntulan bukan hanya memainkan jurus - jurus silat saja tetapi juga digabungkan dengan unsur tenaga dalam.
Kata kuntulan berasal dari kuntul yaitu nama dari burung laut yang berbulu putih seperti burung bangau tapi berekor pendek dan larinya sangat cepat.
Pencapaian keilmuan dari Mas eko menimba dari satu padepokan ke padepokan lainnya sampai ke pelajaran ilmu beladiri kungfu dll.
Sejarah bergulir
Mas Susanto Eko Sulastiyo Spd seharian ada di rumah kontrakan karena pada saat itu mas eko masih berstatus sebagai seorang mahasiswa Universitas Sarjana Wiyata Taman Siswa Yogyakarta.
Pada suatu malam Mas eko pergi berkunjung ke pendopo TamanSiswa dan banyak merenung dan perenungan disana.
Setelah Mas Eko pulang, selagi mau tidur, tepat pada jam 01.00 malam, sekonyong-konyong pikiran  Mas Eko tergerak dengan sendirinya, untuk mencipta sebuah organisasi yang jelas dan teratur atas yang pernah dilakukan sebelumnya.
Pemikiran tersebut dari jam 01.00 malam hingga jam 05.00 pagi. Begitulah timbul rasa yang amat sangat agar keilmuan yang telah didapat harus diupayakan menjadi sebuah organisasi yang rapi tidak sekedar kumpul-kumpul dan latihan silat tanpa tujuan. Maka lahirlah sebuah wacana dan wawasan baru untuk merealisasikan petunjuk itu.
Lahirlah sesuatu yang baru, nama baru, bentuk baru dan keilmuan baru.
Padepokan ini bernama Persaudaraan Pencak Silat "Siteki Teratai" atau disingkat PST.
Persaudaraan Pencak Silat "Siteki Teratai" bersifat menjalin kesatuan juga persatuan antara sesama manusia.
Persaudaraan Pencak Silat "Siteki Teratai" menerima dan mempertahankan Undang-undang Dasar 1945 dan Pancasila sebagai azas tunggal. Yang kesemuannya menunjang tujuan dan haluan Persaudaraan Pencak Silat "Siteki Teratai".
Persaudaraan Pencak Silat "Siteki Teratai" berazaskan Pancasila
Persaudaraan Pencak Silat "Siteki Teratai" berdasarkan “Panca Dharma” kekeluargaan. Persaudaraan Pencak Silat "Siteki Teratai" tidak mengikat dan juga tidak terikat kepada salah satu golongan politik dan agama manapun.
Persaudaraan Pencak Silat "Siteki Teratai" bertujuan :
Mewujudkan perdamaian dan kerukunan antar perguruan, persaudaraan , perkumpulan dan golongan dengan baik dan aman atas persamaan hak dalam susunan Persatuan Beladiri Indonesia pada umumnya dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada khususnya.
Mengamalkan dan mengamankan serta mengawal Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia.
Membina dan mengembangkan Pencak Silat dalam  segala aspeknya baik seni, budaya, bela diri, mental spiritual maupun aspek olah raga dalam mewujudkan manusia Indonesia yang berkwalitas, berbudi luhur dan Pancasilais.
Untuk mencapai tujuan Persaudaraan Pencak Silat "Siteki Teratai" berusaha     untuk   :
menanamkan rasa percaya diri, berbangsa satu, berbahasa satu,dan kecintaannya akan tali persaudaraan dan tanah air
Menyelenggarakan hubungan dan kerjasama dengan Perguruan, persaudaraan, Perkumpulan, dan Golongan lain yang bersifat demi persatuan dan kesatuan didalam wadah Ikatan Pencak Silat Indonesia  (IPSI).
Persaudaraan Pencak Silat "Siteki Teratai" merupakan seni beladiri dari pengejawantahan wiraga, wirama, dan wirasa sebagai komunikatornya.
Persaudaraan Pencak Silat "Siteki Teratai" didirikan pada pada tanggal 5 Mei 1990 oleh Sen Susanto Eko Sulastiyo Spd di Yogyakarta  kemudian pada tahun 1993 dipindah ke Kabupaten Tegal Jawa Tengah karena para murid banyak yang bertempat tinggal di Tegal. selanjutnya pada tahun 1999 dipindah ke Kebumen – Jawa Tengah dan ditetapkanlah Kota Kebumen sebagai PUSDIKLAT Padepokan. Selanjutnya kota Kebumen menjadi kota kehidupan Padepokan Siteki Teratai setelah kota Tegal maka dari itu ada 3 kota sejarah yang mengikat Padepokan Siteki Teratai. Yaitu Kota Slawi, Kota Kebumen dan Kota Sedayu Bantul dan pada tahun 2004 PUSKOLAT Dipindahtetapkan di Sedayu – Bantul – Yogyakarta hadiningrat. Kedudukan Pusdiklat tetap di kota Kebumen Jawa Tengah. Ada 3 tempat sejarah yang mengikat  Padepokan Siteki Teratai.




SESINGKAT ARTI LAMBANG
PERSAUDARAAN SITEKI TERATAI (PST)

Arti lambang dari persaudaraan Siteki Teratai : Bunga Teratai berdaun hijau dengan berwarna kuning yang mengambang diatas air disinari lima larik sinar merah.

Bunga Teratai dan kuncupnya mengartikan :
            Keperkasaan manusia dan keperdulian manusia sebagai makhluk yang berakal  dan berperasaan terhadap sesamanya juga sebagai contoh keteladanan diri pribadi. Dan merupakan sifat dua dalam diri manusia dari baik atau buruk, kaya atau miskin, pandai atau bodoh.
Lingkaran hitam dan putih mengartikan :
            Kegelapan dan terang yang ada dan selalu menjadikan manusia hidup. Kehidupan yang telah dibuat oleh yang kuasa atas 2 perkara.
Untuk mengetahui tentang Padepokan Pencak Silat “Siteki Teratai” alangkah bijaknya kalau kita terlebih dahulu tahu tentang lambang, simbol dan tanda-tanda serta perhitungan-perhitungan yang ada dimateri pelajaran Padepokan “Siteki Teratai”.
Adapun pengetahuan yang pertama kali adalah arti lambang yang tersurat dan tersirat.
Bendera Dasar berwarna putih :
            Adapun niat Padepokan ini berdiri dari niat baik demi kemaslahatan orang banyak.

Bingkai pita bertuliskan : “Mamayu Rahayuning Bawono”
            Mengartikan bahwa setiap warga Padepokan  “Siteki Teratai” harus bisa membuat perdamaian dan kedamaian dunia demi kelangsungan hidup umat manusia.
Ada 4 arah mata angin dilambang.
Dan setiap lambang mempunyai arti bagi setiap arah.
Ada 4 arah mata angin :
Kuning adalah Bayu adalah angin adalah selatan tempat tinggalnya selasa dan jum’at.
Merah adalah agni adalah api adalah barat tempat tinggalnya rabu dan sabtu.
Hitam adalah siti adalah tanah adalah utara tempat tinggalnya kamis dan minggu.
Putih adalah tirto adalah air adalah timur tempat tinggalnya senin.
Sifat arah :
Bayu Pengasihan menjadi cinta kasih
Agni Amarah menjadi kemarahan
Siti Banda Dunya menjadi materi
Tirto Tetulung menjadi pertolongan

 




Lingkaran hitam sebelum putih :
dunia ini dibuat waktu malam hari.

 Lingkaran putih sesudah hitam :
dunia terang benderang setelah kegelapan menyelimuti dunia baru.
 
 Gelombang                                        dua air :
2 air pembentuk makhluk baru yang terdiri dari dua sifat, air laki-laki dan air wanita dan bertemunya dua air sifat itu menghasilkan bunga teratai atau padma kusuma.


   Padma Kusuma :
                                                Bunga Teratai sebagai sebagai lambang manusia yang
                                                terlahir dari tercampurnya dua sifat air.

                                                Bunga Teratai yang mempunyai dua kuntum diatas bunga
                                                mahkota Dua sifat dasar manusia yaitu baik dan buruk,
                                                kaya atau miskin,  Pandai atau bodoh dll.
                                    Lima sinar merah :
                                                Lima sinar keberanian menegakkan Panca Dharma dan
                                          merupakan Perwujudan dari sedulur papat lima pancer.



 


Air mengartikan :
            Ketenangan bathin dan pengendalian diri pribadi didalam masyarakat dan dalam pergaulan hidup. Air juga diartikan sebagai kehidupan awal manusia yang merupakan perubahan wujud dari bertemunya 2 air yang berubah menjadi segumpal darah yang bergerak dan bernyawa sebagai awal jasad manusia.





5 sinar larik merah :
            kekuatan Sedulur Papat Lima Pancer yang berarti 4 kekuatan dasar manusia dan kelima sebagai sukma sejati. 4 kekuatan tersebut antara lain : SITI, BAYU, TIRTO dan AGNI. Adapun sinar yang kelima adalah yang terletak sebelah atas tengah yang menuju keatas mengartikan pancernya sebagai “Manungguling Manungso” atau dengan kata lain pengabdian kita terhadap Sang Murbeng Dumadi sekaligus mengartikan Panca Dharma

PANCA DHARMA “SITEKI TERATAI”
1.      PERCAYA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA
2.      KASIH SAYANG KEPADA SESAMA MANUSIA
3.      PERSATUAN DAN KESATUAN SESAMA ANGGOTA PERSAUDARAAN DAN SESAMA MANUSIA
4.      PATUH DAN TUNDUK KEPADA PERATURAN PERSAUDARAAN
5.      SUCI, JUJUR, KSATRIA DAN DAPAT DIPERCAYA


MARS “SITEKI TERATAI”

Persaudaraan SITEKI TERATAI menjalin persatuan
Berazaskan pancasila, berdasarkan panca dharma
SITEKI TERATAI, SITEKI TERATAI, jayalah kita
Demi persaudaraan, demi Indonesia
Hiduplah SITEKI TERATAI…


TINGKATAN SABUK DI PADEPOKAN PENCAK SILAT SITEKI TERATAI :
·         Tanpa sabuk              ( 3 bulan )
·         Sabuk putih
·         Sabuk merah
·         Sabuk kuning I
·         Sabuk kuning II
·         Sabuk hijau I
·         Sabuk hijau II
·         Sabuk biru I
·         Sabuk biru II
·         Sabuk coklat polos
·         Sabuk coklat I
·         Sabuk coklat II
·         Sabuk hitam polos
·         Sabuk hitam I
·         Sabuk hitam II
·         Sabuk hitam III
·         Sabuk hitam IV
·         Sabuk hitam V
·         Sabuk hitam VI
·         Sabuk hitam VII


KELAS PENGHARGAAN :
·         Lambang Fighter.
Lambang ini berbentuk burung rajawali.
Yang mengartikan bahwa yang menyandang lambang tersebut pernah atau sering mewakili padepokan untuk bertanding dalam event-event pertandingan dan memperoleh nilai kejuaraan.

 











·         Lambang Bhayangkara / Bhayangkari
Lambang ini berbentuk panah cakra.
Yang mengartikan bahwa yang menyandang lambang tersebut merupakan anggota khusus penerus dan pengaman padepokan yang telah bersedia dan bersumpah akan menjunjung tinggi amanat kesetiaan.









                         SUMPAH JANJI PRASETYA
                        ANGGOTA KHUSUS BHAYANGKARA BHAYANGKARI
                            PADEPOKAN PENCAK SILAT  ‘ SITEKI TERATAI ‘

1.         Saya sebagai anggota khusus bhayangkara dan bhayangkari  padepokan pencak silat ‘ Siteki Teratai ‘ bersumpah dan berjanji akan menjunjung tinggi nama baik , melindungi dan mengamanan padepokan.

2.         Saya sebagai anggota khusus bhayangkara dan bhayangkari padepokan pencak silat ‘ Siteki Teratai ‘ bersumpah dan berjanji akan mengabdi dengan tulus dan ikhlas kepada padepokan.

3.         Saya sebagai anggota khusus bhayangkara dan bhayangkari padepokan pencak silat ‘ Siteki Teratai ‘ menyatakan sumpah dan janji ini atas dasar ketulusan lahir dan batin serta disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.







·         Lambang